Poster Karakter Film Merantau

Jarang2 film produksi Indonesia begitu concern dengan membuat poster2 bagi karakter dalam film tersebut. Tapi tidak dengan film aksi Indonesia yang sebentar lagi bakal segera beredar ini, judulnya "Merantau" dan lewat poster2 yang cukup kaya dengan aroma artistik ini, film ini berusaha untuk mempopulerkan lagi seni bela diri khas negari ini lewat pita seluloid. Disutradarai oleh sutradara bule asal Inggris bernama Gareth Evans, sesuai dengan judulnya yaitu “Merantau” tadi, sedikit banyak cerita film ini akan berangkat dari tradisi yang sangat terkenal dari masyarakat Sumatra Barat yang sudah tumbuh dan berkembang sejak berabad-abad silam yaitu merantau.

Dibintangi oleh bintang2 muda Indonesia dan juga beberapa aktor luar, film ini akan memperkenalkan Iko Uwais sebagai tokoh ahli pencak silat Yuda. Iko Uwais sendiri adalah seorang juara pencak silat yang berasal dari perguruan bernama Tiga Berantai. Cek saja setiap poster yang sekilas bakal memperlihatkan karakter para tokoh dalam film ini dengan tata gambar yang cukup mengesankan.

Bagi yang pengen ngeliat film ini, tunggu saja karena direncanakan "Merantau" akan segera beredar bulan April 2009 ini.



Whisper: Horor Efektif dan Super Cool

Setelah keluar dari penjara, Max (Josh Holloway – serial TV Lost) dan tunangannya Roxanne (Sarah Wayne Callies) berharap dapat membuka lembaran baru dalam hidup mereka dengan menjalankan sebuah usaha restoran kecil2an. Tetapi, saat mereka mencoba meminjam dana usaha di bank dan ternyata ditolak, Max kembali mencoba jalan pintas dengan mengikuti ajakan mantan rekannya Sydney (Michael Rooker) dan koleganya Vince (Joel Edgerton) untuk berpartisipasi dalam penculikan David (Blake Woodruff), bocah lelaki berumur 8 tahun yang merupakan anak seorang wanita konglomerat di New England. Usaha penculikan ini didalangi oleh seseorang yang misterius. Empat orang itu kemudian membawa si bocah ke area kemping di Maine, yang bersalju dan berudara super beku. Ternyata, ditempat ini mereka akan diganggu oleh berbagai kejadian aneh dan bisikan2 misterius yang kemudian mempengaruhi perilaku mereka. Max yang berusaha memecahkan misteri kejadian ini akan menemukan sebuah fakta mengejutkan pada sang bocah lelaki dan ibunya.
“Whisper” adalah film horor yang sangat efektif dengan efek kengerian tanpa melibatkan terlalu banyak kekerasan dan adegan sadis. Perpaduan yang diciptakan oleh tokoh bocah lelaki David pada karakternya yang melibatkan sosok anak kecil naïf dan tokoh anti Kristus Damien dari “The Omen” memang cukup berhasil. Tapi ceritanya yang memang sudah di set untuk tampil menakutkan juga hadir dengan menarik dan berjalan dengan alur yang pas. Aktor cilik Blake Woodruff berperan maksimal dalam perannya disini diikuti dengan aktor2 lainnya, ditambah oleh penyutradaraan yang solid dari sineas independen Stewart Hendler. Sinematografinya juga tertata rapi dan menampilkan daerah bersalju super cool di Maine dengan penuh pesona sekaligus menyeramkan. Yang lebih mengejutkan lagi adalah twist yang telah dipersiapkan pada penghujung cerita, yang bakal mengungkapkan sosok misterius sang otak dibalik usaha penculikan ini.

Film ini adalah sebuah karya horor berbiaya murah tapi tidak tampil murahan, horor Indonesia tampaknya harus sedikit banyak belajar pada film ini untuk memproduksi sebuah film horor yang lebih baik. (JC)

Nilai: 7,5 bintang dari 10


Suka Ma Suka, SMS aja

suka_ma_suka_buayafilm
Titik cerita film ini, tentang dua makhluk dari planet playboy,yaitu Wisnu (Teuku Wisnu) dan Rezky (Rezky Aditya) yang bersaing untuk mendapatkan Bella (Laudya Chyntia Bella). Kedua berawal dari pertemuan di sebuah taksi yng sama, mereka berdua ingin mencari tempat kos yang baru. mereka tertarik dengan rumah kos Tante Ria, tapi sayang mereka ditolak karena rumah kos Tante Ria khusus untuk cewek.

Bukan Wisnu dan Rezky namanya kalau gampang menyerah. Mereka kemudian menemuka cara agar diterima,mereka berpura - pura menjadi pasangan gay. Karena begitu Tante Ria pasti berpikir mereke gak godain cewek - cewek dirumah kos Tante Ria. Tante Ria pun akhirnya berubah pikiran dan menerima mereka. Perjalanan cinta mereka pun dimulai.



Disinilah awal dari perjalanan cinta mereka. Penderitaan mereka makin bertambah, saat bertemu dengan Bella, keponakan Tante Ria yang cantik sekali. Rezky and Wisnu langsung naksir habis – habisan dan bersaing untuk bisa dapetin Bella

Wisnu dan Rezky melakukan hal – hal lucu dan bodoh untuk mendapatkan Bella.

Film Suka Ma Suka adalah hasil karya dari sutradara Encep Masduki yang ditulis oleh penulis kawakan akan plesetannya Hilman "Lupus" Hariwijaya.Film tentang pasangan yang menyamar jadi gay mengingatkan filmnya Adam Sandler dan Kevin James dalam film "I Now Pronounce You Chuck & Larry" pada tahun 2007. Cuma konfloknya aja yang beda.

Bagaimanakah akhirnya? Siapakah yang mendapatkan Bella? Wisnu atau Rezky?Atau apakah malah Wisnu dan Rezky jadi gay beneran ? Atau malah Bella yang gsk suka cowok ? Tonton aja filmnya?

















Pemain :
Laudya Chyntia Bella
Teuku Wisnu
Rezky Aditya
Choky Sitohang
Sarah Sechan

Sutradara :
Encep Masduki

Penulis :
Hilman Hariwijaya

Jenis Film :
Drama/comedy

Produser :
Dhamoo Punjabi, Manoj Punjabi

Produksi :
Md Pictures

Fast & Furious: Sarana Vin Diesel Mengembalikan Popularitas

Alkisah, Vin Diesel adalah salah seorang aktor pendatang baru yang cukup menjanjikan pada masanya. Dia mulai angkat nama melalui karir aktingnya lewat peran pembantu dalam film perang “Saving Private Ryan,” kemudian menanjak lagi lewat peran utama dalam “Pitch Black,” sebuah thriller fiksi ilmiah yang cukup baik menampilkan Diesel lewat tokoh yang menggentarkan sekaligus kharismatik. Film yang kemudian semakin mengukuhkan namanya di dunia perfilman Hollywood sebagai aktor aksi baru berbakat adalah “The Fast & The Furious,” film balap2an seru yang menjadi satu2nya film Diesel yang mengeruk keuntungan paling besar. Namun setelah itu karir sang aktor tampak mulai meredup sinarnya, diakibatkan oleh keangkuhannya dalam memilih peran, “XXX” mungkin masih dibilang cukup sukses tapi tidak seberhasil film terdahulu dalam mencetak atensi publik maupun kritikus. Ditambah lagi oleh keganjilannya berperan dalam komedi anak2 “The Pacifier” dan film aksi ‘ga-tot’ “Babylon A.D.” tahun lalu. Keputusannya untuk tidak kembali pada film kedua “The Fast & The Furious” waktu itu yang ternyata masih lumayan sukses boleh jadi sesuatu yang patut untuk disesalkannya.

Merasa karir aktingnya mulai terancam kehilangan popularitas, Diesel tanpa ba-bi-bu langsung teken kontrak untuk tampil kembali pada film ke-empat “The Fast & The Furious” yaitu “Fast & Furious” yang akan beredar sebentar lagi di layar Cineplex. Meyakini kalo serial balapan ini masih mampu untuk mengangkat namanya, Diesel kembali bersama semua pendukung utama orijinal pada babak awal dulu. Kalo mau dibilang sih, bukan hanya Diesel saja tapi baik Paul Walker, Jordana Brewster dan Michelle Rodriguez pun sama sekali tidak mencetak sebuah karya yang dapat melebihi keberhasilan mereka dalam “The Fast & The Furious” setelah meninggalkan franchise film balapan itu. So, semoga film baru ini mampu membawa mereka semua kembali dalam trek box office seperti yang diharapkan.

“Fast & Furious” ini diistilahkan sebagai midquel alias ‘lanjutan di tengah2’ lah mungkin, ceritanya akan meneruskan film kedua lalu yang hanya ditandai oleh kembalinya Paul Walker dan merupakan pendahuluan dari apa yang terjadi pada film ketiga yaitu “"The Fast and the Furious: Tokyo Drift," dimana ternyata memunculkan sosok Diesel sebagai cameo, dan kemunculannya disitu akan sedikit dijelaskan kembali dalam film keempat ini.
Jadi, disinilah semua yang telah menarik perhatian dari film pertama dulu akan kembali hadir untuk menghibur para pencinta film aksi, juga tentunya para penggemar serial “Fast & Furious.” Lantas, bagaimana dari sisi ceritanya sendiri? Tentunya mantan kriminal Diesel akan kembali bekerjasama dengan agen penyamar Walker. Musuh sekaligus teman lama ini akan menjajal kemampuaan mereka dalam balap jalanan liar lagi untuk menciduk musuh baru yang sama. Cerita disini mungkin bisa dibilang hanya sebagai penunjang saja dari aksi balapan yang pastinya lebih ditunggu2 beserta pameran mobil2 dan cewek2 super keren khas serial ini. Coz, sudah pasti kalo bumbu utama film kaya gini yah harus ada aksi balapan menggedor jantung itu berikut mobil2 canggih dengan bodi yahud mereka.
Kesimpulannya: “Fast & Furious” bisa jadi film aksi balap paling ditunggu tahun ini. Film pertamanya adalah sebuah surprise hit, tentunya produser film ini juga sangat mengharapkan lebih dari produksi baru yang menyatukan kembali semua pendukung utamanya ini, lebih dari dua film lanjutan terdahulu. Dan Vin Diesel juga akan mempertaruhkan masa depan karir aktingnya pada karakter Dom disini, apakah tetap akan melaju bak kilat seperti mobil yang dikendarainya ataukah memang sudah kehabisan bensin di tengah2 perjalanan. (Mike)


>>>MORE MOVIE IMAGES IN FAST & FURIOUS GALLERY

Siaga Film: Public Enemies

Pertengahan tahun ini, bersiaplah kembali untuk menyaksikan kiprah aktor favorit Johnny Depp dilayar lebar, tapi bukan lagi sebagai bajak laut kumuh bernama Captain Jack Sparrow namun Depp akan bertransformasi menjadi pemimpin geng perampok berpenampilan perlente bernama John Dillinger.
Yup, dalam film bertema “Public Enemies” ini Depp akan didaulat menjadi salah satu tokoh musuh masyarakat legendaris yang ceritanya benar2 diangkat dari tokoh nyata John Dillinger, seorang perampok bank karismatik yang menjadi target utama FBI kala itu. Bersetting pada tahun 1930-an, film ini disutradarai oleh sineas aksi ternama Michael Mann yang karya2 sebelumnya mencakup “Collateral”-nya Tom Cruise dan “Miami Vice”-nya Jamie Foxx. Yang bakal mendampingi Depp dalam film ini, tidak main2 adalah sang Batman sendiri Christian Bale yang membawakan peran agen FBI Melvin Purvis dan juga aktris pemenang piala Oscar asal Prancis Marion Cottilard sebagai kekasih Dillinger.

Pada masa dimana Amerika sedang dilanda era ‘Great Depression,’ Dillinger dan geng perampoknya menjadi target utama kesatuan FBI yang gerah dengan aksi2 geng ini. Tapi tak ada satupun yang bisa menghentikan mereka, tak ada penjara yang sanggup menahan laju geng Dillinger. Karisma sang perampok dan keberaniannya dalam aksi penjebolan penjara justru membuatnya disukai oleh setiap orang, terutama sang kekasih Billie Frechette dan juga public Amerika yang tidak bersimpati kepada Bank karena mereka menganggap institusi keuangan ini yang membuat keadaan negara mereka pada waktu itu terpuruk dalam despresi. Sementara itu kepala kepolisian, J. Edgar Hoover (Billy Crudup – Watchmen) memanfaatkan figur Dillinger untuk menaikkan wibawa biro investigasinya menjadi kepolisian nasional yang nantinya akan menjadi awal terbentuknya FBI. Dia menjadikan sosok Dillinger menjadi musuh publik Amerika nomer satu yang pertama dalam sejarah dan menempatkan agen Melvin Purvis dalam misi penangkapan geng Dillinger.
Maka dimulailah aksi paling seru dalam sejarah pengejaran tokoh penjahat legendaris ini, siapakah yang paling cerdik antara Dillinger dan Purvis? Dan mampukah agen ini menghentikan aksi para perampok bank itu pada akhirnya?

Cerita dalam film ini juga sebenarnya mengangkat sejarah dimana terbentuknya organisasi keamanan paling terkenal di dunia yaitu FBI. Diadaptasi dari kisah nyata yang telah dipublikasikan dalam novel karya Bryan Burrough berjudul ‘Public Enemies: America’s Greatest Crime Wave and the Birth of the FBI, 1933-34’.
Tadinya tokoh Dillinger ini menarik perhatian aktor Leonardo DiCaprio yang ingin sekali memerankannya, tapi karena ketidak jelasan proyek ini pada waktu itu, Leo terpaksa melepas peran ini yang kemudian jatuh ke tangan Depp. (JC)

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme