Astro Boy : Sang Robot Hero

Astro_Boy

Astro_Boy


astro boy

Kamu penggemar film kartun Jepang?
Pasti sudah tidak asing dengan tokoh Astro Boy atau Atom. Astro Boy adalah robot anak laki – laki yang memiliki kekuatan luar biasa. Ia memiliki kekuatan, penglihatan x-ray, pendengaran super,kecepatan luar biasa dan kemampuan untuk terbang. AwalnyaAtom dibuat karena Dr. Tenma kehilangan putranya Tobio, yang tewas karena kecelakaan. Ia pun merasa kesepian. Dengan keahliannya dan dibantu oleh Dr Elefun dengan menggunakan energi biru (blue energy), ia pun menciptakan robot sebagai pengganti Tobio. Robot ini bernama AstroBoy atau Atom.
Belakangan, Tenma sadar Astro Boy tidak bisa menggantikan Tobio, putra kesayangannya. Robot itu tidak bisa tumbuh menjadi dewasa dan tidak memiliki emosi layaknya manusia.
Tenma kemudian memutuskan untuk membuang Astro Boy. Padahal saat itu, Astro Boy sudah mulai menganggap Tenma sebagai ayahnya. Meski sedih dengan penolakan ayah angkatnya, Astro Boytak patah arang. Justru disinilah petualangan heroik sang bocah super berawal.

astro_boy












Dia pun akhirnya mendarat di gunung an sampah. Dalam gunungan sampah tersebut, dia bertemu dengan beberapa robot rongsokan. Sampai akhirnya dia bertemu dengan satu geng yang terdiri dari tiga robot. Oleh geng ini, nama Tobio diganti menjadi Astro Boy. Dalam usaha mencari jati dirinya, Astro Boy pergi untuk mempelajari kegembiraan dan emosi manusia.

Akan tetapi terjadi kejahatan di kota Metro sehingga Astro Boy menyusun kekuatan dan kembali untuk menyelamatkan kota Metro, tempat ayahnya bermukim, dari ancaman kejahatan. Berbekal rasa cinta terhadap sang ayah, Astro Boy pun melindungi Metro City. Astro Boy pun menjadi superhero baru. Ia dapat memerangi kejahatan dan ketidakadilan yang merugikan manusia. Kebanyakan musuh Astro adalah robot-robot yang tak senang pada manusia dan robot yang marah. Astro Boy penuh perdamaian, robot yang mencintai dan peduli kepada sesama manusia.

Film Astro Boy ini disutradarai David Bowers. Sebelumnya, David Bowers adalah sutradara yang cukup kawakan dalam menggarap fim. Film animasi yang pernah ia menggarap , seperti Shark Tale, Prince of Egypt, Wallace & Gromit, Chicken Run, dan Flushed Away.
Dalam soal teknik, film kartun tiga dimensi ini sempurna dan canggih sehingga mengesankan sebagai film robot yang hidup, di mana setiap lekuk dan permukaan robot terasa ada dan dekat dengan penonton. Cuma sayang mimik muka Astro Boy terlalu ceria seperti anak manusia tidak seperti serial Astro Boy yang seperti saya lihat dilayar kaca.

Tokoh Astro Boy bermula dari serial komik manga Jepang yang pertama kali dipublikasikan pada tahun 1952. Tokoh karya “sesepuh manga” Osamu Tezuka ini mulanya lahir dari serial komik Atomu Tashi yang berubah menjadi Tetsuwan Atomu dengan tokoh Astro. Komik yang dibuat sejak tahun 1952 hingga 1966 ini beredar di Indonesia dengan judul Astro Boy.

Tokoh ini “masuk” ke dalam film kartun di televisi sejak tahun 1963. Komik ini kemudian memang menjadi komik pertama yang difilmkan di televisi, selain negara-negara lain yang susul-menyusul meminta hak tayang hingga diberi warna dan diisi suara oleh negara yang bersangkutan.

Kisahnya memang tentang robot fiktif bernama Astro Boy. Astro Boy kemudian dikenal di Amerika dan seantero negara Barat. Sekalipun di hampir setiap cerita selalu melibatkan perang robot, tampilnya Astro Boy yang berperan sebagai tokoh protagonis mengusung nilai positif buat kanak-kanak. Unsur psikologi pun dimunculkan dalam peran setiap robot itu. Pada intinya, cerita dalam Astro Boy tetap menekankan pada masalah moral, tanggung jawab, kepahlawanan, sekaligus juga tentang kehilangan satu tokoh dengan tokoh lainnya.

Film ini cocok menjadi tontonan anak-anak. Banyak nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya, seperti kewajiban anak terhadap orang tua. Atau, perjuangan seorang anak menemukan sisi kedewasaan dalam tiap masalah yang timbul serta memecahkan berbagai masalah yang ada.
Dari sisi tema, ASTRO BOY ini masih bisa disebut relevan karena meski diciptakan lebih dari lima puluh tahun yang lalu namun ide cerita film ini masih bisa disebut futuristik hingga saat ini. Dengan sedikit modifikasi dari cerita aslinya, maka tokoh yang lahir setengah abad yang lalu ini masih bisa diterima konsumen saat ini.

Namun tidak semua hal dalam film ini terlihat mulus. Misalnya, sisi humor yang diselipkan di film tak sepenuhnya berhasil mengocok perut penonton. “Kebanyakan penonton merasa hambar,” ujar Christy Lamire, kritikus film yang dikutip oleh msnbc.msn.com.
Selain itu, hubungan ayah dan anak yang terjalin antara Astro Boy dan Tenma tidak sepenuhnya mampu menggerakkan hati penonton. “Banyak pergulatan antara ayah dan anak dalam film ini tapi tidak tidak seluruhnya bisa meneteskan air mata Anda,” kata Lamire.

Astro_boyNamun tak perlu terlalu kecewa, untuk pengisi suara film ini mengundang aktor – aktor terbaik seperti Freddie Highmore yang pernah membintangi film Charlie And The Chocolate Factory mengisi suara Astro Boy.Sedangkan aktor Nicholas Cage mengisi suara sang ayah, Profesor Tenma. Dan masih banyak lagi. Sedangkan versi Hong Kong, Aaron Kwok dan Ian Iskandar Gouw yang pernah memainkan peran ayah dan anak dalam film After This akan mengisi suara dalam film ini. Sementara itu, versi Jepang film ini diisi suara oleh aktor terkenal Ueto Aya dan Koji Yakusho. Dan versi daratan Tiongkok, Xu Jiao, Zhang Tielin, Wang Gang dan pengisi suara profesional lainnya akan bersama-sama mengisi suara dalam film ini.
Aktris kecil Xu Jiao yang pernah memainkan peran anak cowok dalam film CJ 7 mengisi suara sebagai Astro Boy

Film kartun 3D Astro Boy dibuat bersama Tiongkok, Jepang dan Amerika Serikat. Upacara pemutaran perdana film Astro Boy diadakan di Beijing.

Wah jadi penasaran nih sama aksi Astro....

Jenis Film :Animation

Pengisi Suara :
Freddie Highmore
Kristen Bell
Nathan Lane
Eugene Levy
Bill Nighy
Nicholas Cage
Charlize Theron
Donald Sutherland

Sutradara : David Bowers

Penulis :
Timothy Harris
Osamu Tezuka (comic)

Produser :Maryann Grager

Musik : John Ottman

Penyunting : Robert Anich Cole

Studio : Imagi Animation Studios
Homepage :

http://www.astroboy-themovie.com/

VIEW GALLERY

(Klik Yuk Biar Kita Lanjutin ==>)

Lanjutkan Horor Minim Busana di Air Terjun Pengantin

Film horor tak melulu identik dengan kisah hantu dari alam gaib yang bergentayangan, tapi film horor sekarang makin identik dengan pameran aurat, adegan panas dan nafsu setan. Percaya ga percaya, sutradara sekelas Rizal Mantovani pun menganggap hal tersebut adalah bumbu wajib bagi film terbarunya. Begitu pula dengan aktris Tamara Bleszynski yang mulai pudar popularitasnya coba menggebrak lagi dunia akting dengan memanfaatkan komelekan tubuhnya, seakan ingin ikut2an jadi salah satu anggota hot babe-nya film horor yang beranggotakan Dewi Perssik dan Julia Perez. Bahkan untuk persiapan aktingnya di film berjudul “Air Terjun Pengantin” ini, Tamara tampil dengan penampilan baru, dengan tubuh yang lebih singset dan kulit coklat eksotis yang bakal dipamerkannya di banyak adegan berbikini ria di pinggir pantai. "Iya satu bulan saya berjemur, pertama-tama sih kulit sampai terbakar. Saya juga dilatih fisik," tutur Tamara yang sebelumnya sudah tiga kali jadi model video klip garapan Rizal dan baru sekali ini main dalam film yang disutradarainya.

Dalam acara syukuran film yang direncanakan beredar tanggal 3 Desember ini, Rizal Mantovani coba memberikan penjelasan tentang karya layar lebar terbarunya, "Film horor selama ini selalu identik dengan hantu yang membunuh manusia. Karena itu kita coba akan menyuguhkan film yang menegangkan dengan unsur pembunuh psikopat yang menjadi sentra cerita. Ini akan jadi horor yang alternatif." Apa karena film hantu terakhirnya “Mati Suri” kurang bergema di pasaran sehingga Rizal mencoba peruntungan di genre horor thriller ini? Menurut Rizal lagi, film “Air Terjun Pengantin” ini merupakan salah satu film horor berjenis slasher, yaitu film yang mengedepankan pembunuh berdarah dingin alias psikopat yang ada dalam realita kehidupan. "Sebenarnya cerita seperti ini banyak di masyarakat, hanya saja belum pernah diangkat ke film," ujar Rizal. "Karena itu kita coba menawarkan sesuatu yang berbeda, kan orang itu menonton horor yang dicari adalah ketegangan," ujarnya lagi. Kalo dibilang belum pernah diangkat ke film, mungkin pendapatnya itu salah besar, secara udah begitu banyak film2 yang berurusan dengan tema seperti ini di luar sana. Di Indonesia sendiri cerita seperti dalam film ini yang bertutur tentang beberapa orang yang sedang liburan di daerah terpencil/pulau kosong terus diteror oleh pembunuh juga udah pernah dibuat. Sebagai contoh film2 yang punya kemiripan tema adalah seperti “The Shaman,” “Macabre”, ataupun “Pulau Hantu” yang terornya datang dari alam supranatural.

Dalam film ini, Tamara berperan sebagai sosok bernama Tiara, mantan atlit wushu yang kemudian mengundurkan diri setelah mengalami kecelakaan yang membuat dirinya mengalami trauma terhadap gelap. Suatu ketika Tiara bersama kekasihnya, Lilo, mengajak keponakannya, Mandy dan teman-temannya yang lain untuk berlibur di sebuah pulau yang sunyi. Tidak ada satu pun dari mereka yang mengira bahwa seorang pembunuh keji yang selama ini berkeliatan di pulau tersebut, akan mengancam nyawa mereka di sana.

Maxima Pictures yang memproduksi film ini telah merilis trailer untuk 'Air Terjun Pengantin' dan di trailer itu tampak aktris2 pendukung beraksi dengan bikini yang minim dan seksi. Dengan setting pantai, sang bintang utama Tamara Bleszynski terlihat mengenakan bikini berwarna hitam dan tidak ragu ragu lagi mengumbar tubuhnya di depan kamera. Sementara lawan mainnya, Tyas Mirasih nggak ketinggalan eksis dengan bikini berwarna putih. Begitu pun dengan bintang muda Navy Rizky Tavania. Bintang lain yang turut mendukung film ini antara lain Marcel Chandrawinata, Kieran Sidhu, dan Andrew Ralph.

Seperti inikah perwajahan horor Indonesia yang diinginkan para sineas kita? Horor minim busana yang mengadaptasi gaya horor kelas B Hollywood yang lebih mengandalkan aurat daripada cerita yang bermutu. Kalau produser memang takut rugi karena film mereka tidak laku bila kekurangan bumbu yang satu ini, apakah mereka tidak bisa belajar dari film seperti “Paranormal Acivity” yang saat ini sedang menangguk sukses besar di Hollywood sana? Meskipun bermodal sangat sangat irit sekali, hanya mengandalkan sebuah camcorder sederhana dan satu ruangan kamar yang mungkin dianggap monoton, film tersebut buktinya bisa mengumbar kengerian bermutu dan berkualitas tinggi yang justru membius para penontonnya. Bukan karena pameran aurat tapi karena alur cerita yang bagus, penokohan yang kuat, dan akting serta penyutradaraan yang berkelas.

(Klik Yuk Biar Kita Lanjutin ==>)

The Warrior and the Wolf: Trailer Lebih Bagus dari Filmnya

Film “The Warrior and the Wolf” diadaptasi dari karya sastra penulis Jepang Yasushi Inoue oleh sutradara Tian Zhuangzhuang yang juga berperan sebagai penulis naskah. Ceritanya mengambil latar belakang Cina pada masa belum bersatunya negeri itu, dimana ada ribuan tentara yang diberangkatkan untuk menaklukkan daerah-daerah yang masih belum bertuan. Petualangan ke wilayah baru ini kadang juga tak selalu membawa hasil yang menyenangkan. Ada seorang prajurit pemberani bernama Lu Chenkang (Joe Odagiri) yang cukup berbeda dengan prajurit lain yang mulai kehilangan rasa kemanusiaannya di medan pertempuran. Meskipun ia sangat terampil di medan perang namun ia selalu berusaha menekan insting binatang dalam dirinya sebisa mungkin. Namun semua itu segera berubah ketika Jenderal Zhang Anliang (Tou Chung-hua), pemimpin Lu menderita luka parah. Jenderal Zhang Anliang terluka parah tepat sebelum musim dingin datang dan terpaksa Lu harus mengambil alih tampuk kepemimpinan sementara. Saat Lu membawa pasukannya ke sebuah desa yang dihuni suku Harran, Lu bertemu seorang wanita yang mampu mengajak Lu ke tempat yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Menurut suku Harran, pada zaman dahulu kala, manusia sebenarnya berasal dari serigala dan hingga kini pun masih punya hubungan khusus dengan binatang ini.

Menurut gue, trailer yang ditujukan untuk promosi film satu ini lumayan menyesatkan calon penontonnya, begitu pula dengan judul yang dipilih. Jadinya mungkin banyak yang akan merasa kecewa setelah menyaksikan film ini secara keseluruhan. Yang tadinya diharapkan sebagai sebuah tontonan film epik dengan banyak adegan peperangan dan aksi seru ternyata tidak lebih hanya sebuah roman percintaan dan nafsu, berikut alur cerita yang lambat dan membosankan. Sutradara Tian Zhuangzhuang sendiri memang sudah dikenal dengan gaya bertuturnya yang suka menguji kesabaran penonton seperti yang ditunjukkan dalam karya2 sebelumnya. Dan film ini pun tidak ada bedanya. Pada beberapa bagian dia mencoba memberikan teks penjelasan dengan tujuan memberi penghubung antara satu adegan dengan yang berikutnya namun karena editing yang terkesan begitu terburu-buru maka bantuan berupa teks itu malah jadi ga memberikan efek lebih

Nilai plus dari film ini mungkin bisa dilihat dari tata sinematografi dan setting nya yang sangat indah. Penampilan dua bintang utama yaitu Joe Odagiri dan Maggie Q juga cukup meyakinkan dan pas, tetapi karakter mereka kurang begitu mengena bagi penonton, mungkin karena struktur cerita yang dibangun disini seolah menjadi pembatas antara penonton dengan sang karakter. Bagi yang punya ekspektasi bakal melihat banyak adegan aksi keren di film ini, anda tentunya bakalan gigit jari. Hanya ada satu adegan yang cukup impresif yaitu ketika segerombolan serigala melarikan diri dari terjangan topan. Sekali lagi, buat yang udah terbiasa nonton film produksi barat yang jor2an adegan aksinya, film ini mungkin akhirnya cuma bakalan jadi obat tidur yang paling manjur aja di dalam gedung sineplek. Dan akhir kata, trailer memang teknik marketing yang kadang suka menyebabkan terjadinya salah kaprah terhadap calon konsumen sebuah film (terutama “The Warrior and the Wolf” ini).

(Klik Yuk Biar Kita Lanjutin ==>)

This Is It : Kebangkitan MJ dihari - hari terakhirnya

poster_this+_is_it

Inilah King of Pop Micheal Jackson.Micheal Jackson adalah penyanyi yang memiliki talenta yang sangat luar biasa , julukan mega bintang rasanya sangat layak disematkan kepadanya. Selain lagu - lagunya yang bagus, aksi panggungnya yang sangat kreatif,mengejutkan dan luar biasa sangat ditunggu. Selain dikenal sebagai penyanyi R&B, penulis lagu dan juga aktor, Jacko juga menjadi 'icon' break dance dunia yang memiliki gaya dan dandanan khas.

Selain memiliki talenta yang luar biasa,perjalanan hidup Jacko yang penuh kontroversial. Jacko adalah pria penuh masalah dan berulang kali menghadapi tuntutan pengadilan. Di antaranya tuntutan telah melakukan aktivitas seks menyimpang dengan anak-anak, meski kemudian hal itu tidak terbukti.

Berita kematian Michael Jackson memang mengguncang dunia. Rencana come back-nya dengan menggelar residency show di O2 Arena, London seketika pupus. Para fans tidak rela ditinggal begitu saja. Para fans mendiang Michael Jackson ingin melihat hari-hari terakhir idola mereka saat mempersiapkan konser yang sedianya akan menjadi pembuktian bahwa Michael tetaplah seorang raja di dunia hiburan. Kerinduan para penggemar akan terobat oleh film dokumenter yang berjudul "This Is It".
This Is It,micheal jackson





















Film mengenai Jacko,mengambil rekaman gladi bersih konser Jacko This Is It satu hari sebelum Jacko meninggal dunia sebagai sumber gambarnya. Rekaman yang diinformasikan berdurasi 100 jam lebih tersebut dilakukan pengambilan gambarnya oleh pihak AEG. Sutradara Kenny Ortega mencoba meramu 100 jam rekaman video itu menjadi sebuah dokumentasi tentang hari-hari terakhir Michael saat ia mencurahkan seluruh tenaganya untuk membuat konser ini jadi sebuah konser yang tak akan terlupakan sepanjang zaman.
this_is_it,Micheal Jackson

















Film ini juga akan dilengkapi dengan wawancara dari orang yang terlibat konser Michael dan juga para teman-teman dekat superstar tersebut."Orang-orang akan melihat penampilan Michael yang sangat menakjubkan. Film ini akan membuktikan bahwa Michael adalah entertainer sejati saat berada di atas panggung," kata Michael Lynton, CEO Sony Picture Entertainment.

Sebelum membuat film ini Colombia Pictures dan promotor konser AEG Live harus menunggu persetujuan pihak pengadilan. Hakim Pengadilan Tinggi Los Angeles Mitchell Beckloff yang menangani film tersebut dikabarkan harus terlebih dahulu menyetujui sidang dengar pendapat mengenai rencana produksi film tersebut pada 10 Agustus mendatang. Setelah persetujuan diberikan, barulah produksi film dapat segera dimulai.

Jauh sebelum film tersebut selesai diproduksi, Columbia Pictures bahkan telah mengkonfirmasi akan membeli hak ciptanya sebesar US$60juta atau senilai Rp600 miliar. Selain dari hasil penjualan hak ciptanya, hasil pemutaran film yang diyakini akan mencapai ratusan juta dolar tersebut dikabarkan akan menjadi milik pihak Jackson sebesar 90 persen, dan sisanya untuk pihak AEG.

Tapi film tersebut belum ditayangkan, film itu sudah mendapat protes dari penggemar Raja Musik Pop itu.Para penggemar MJ itu membuat situs this-is-not-it.com untuk melakukan protes terhadap film tersebut. Mereka menganggap Michael dipaksa kerja keras untuk mempersiapkan konser tersebut.

Bahkan mereka menuduh AEG Live, promotor konser berusaha mengambil untung yang sebesar-besarnya dari konser yang rencananya digelar di stadion O2, Inggris itu. Tak hanya AEG, Sony Picture juga tak luput dari aksi protes mereka.

"Film itu digarap hanya untuk mendatangkan keuntungan," ujar Giovanni Panunzio juru bicara protes This Is Not It. Mungkin fans tidak ingin bersedih kembali dengan melihat foto - foto MJ lagi dan mereka merasa MJ terlalu diekslolitasi. Tetapi produser membuat film bukannya untuk untung ?

Pimpinan AEG Live Randy Phillips yakin bahwa film tersebut nantinya dapat membantu menghapus hutang Jacko yang berjumlah US$500juta, yang ditinggalkannya ketika ia meninggal. Selain itu hasil pemutaran film juga akan digunakan demi kesejahteraan keluarga Jacko, diantaranya Katherine, ibunda Jacko dan ketiga anaknya. Terdengar kabar bahwa rencananya ada beberapa bagian dari hasil film tersebut yang akan disumbangkan pihak keluarga Jacko ke lembaga sosial.
thisisit,michealjackson


















Film dan CD Michael Jackson yang berisi saat-saat terakhir King of Pop itu diperkirakan mampu meraup penjualan US$400 juta di seluruh dunia.

Fandango.com, vendor penjual tiket, melaporkan lebih dari 1.000 di AS sudah terjual pada 22 Oktober. Sony Corp, yang merilis film dan albumnya, mengakui tiket di bioskop-bioskop London, Sydney, Bangkok, dan Tokyo juga habis.Film ini rencananya kan diputar di 90 negara.

Di Inggris, penjualan tiketnya melampaui film “Harry Potter” dan “The Lord of the Rings” pada jaringan Vue Entertainment Ltd. "Ini benar-benar satu fenomena," kata Tim Richards, chief executive officer Vue London.

Talenta Michael Jackson tidak hanya ia tunjukan dengan menghasilkan lagu-lagu yang menjadi hits. Pelantun lagu 'Black or White' juga sempat memamerkan bakatnya di industri film.
micheal jackson
Jacko pertama kali terjun ke industri film sebagai aktor di film fantasi 'The Wiz' yang rilis pada 1978. Jacko berperan sebagai Scarecrow di film yang diadaptasi dari novel klasik 'The Wizard of Oz' itu.

Dalam 'The Wiz' yang bergenre musikal itu, pemilik album 'Bad' tersebut tampil bersama penyanyi papan atas negeri Paman Sam lainnya. Salah satunya, penyanyi perempuan Diana Ross. Film tersebut sukses mendapat empat nominasi Oscar.

Setelah 'The Wiz', Jacko merilis 'Thriller' pada 1983. Tidak hanya sebagai bintang utama, Jacko juga menjabat posisi produser di film itu. Film itu merupakan film kontemporer pertama yang meramu genre horor dengan musikal.

'Thriller' menampilkan aksi Jacko yang berubah wujud menjadi mahluk mirip panther untuk melindungi kekasihnya dari serangan mayat hidup. Film tersebut tergolong sukses mengikuti single 'Thriller' yang berhasil menduduki posisi puncak chart lagu.

Tiga tahun kemudian, Jacko yang bekerjasama dengan sutradara Francis Ford Coppola menggarap film sci-fi tiga dimensi 'Captain Eo'. Selain Jacko, film tersebut juga dibintangi Anjelica Huston dan Dick Shawn.

Jacko pun sempat bekerja sama dengan sutradara legendaris Martin Scorsese. Bersama Martin, ia merilis film pendek 'Bad' pada 1983. Di tahun yang sama ia juga merilis album 'Bad'.

Setelah 'Thriller', Jacko kembali melakoni peran horornya sebagai mahluk yang bisa berubah wujud di 'Ghost'. Film tersebut rilis pada 1997. 'Ghost' berkisah tentang sebuah kota berhantu.

Kurang puas dengan 'Ghost', Jacko kembali merilis film multi genre 'Moonwalker' pada 1988. Film itu juga menampilkan aktor kawakan Joe Pesci dan penyanyi Mick Jagger. 'Moonwalker' merupakan kombinasi cuplikan konser Jacko dan beberapa cerita fantasi yang menampilkan Jacko sebagai tokoh sentralnya.

Semenjak 'Ghost', Jacko tidak pernah lagi tampil sebagai bintang utama. Namun ia sempat mengisi suara salah satu karaker di film animasi 'Chanel 5'.Baru-baru ini Jacko tampil sekilas di 'Men in Black II' dan 'Miss Cast Away'.

CEO CKX Inc Robert Sillerman menjelaskan kesuksesan Jackson lebih banyak dihargai setelah legenda musik itu meninggal dibandingkan dengan ketika hidup. "Ketika mati, orang lebih mengenang kebaikan seseorang. Hal itu terjadi juga dalam kasus Elvis dan Beatles," katanya.
micheal jackson

















Jenis Film :Dokumenter,Musik

Dibintangi oleh :
Michael Jackson
Alex Al
Nick Bass
Michael Bearden
Daniel Celebre
Mekia Cox
Misha Gabriel
Chris Grant
Judith Hill
Dorian Holley
Shannon Holtzapffel
Devin Jamieson
Bashiri Johnson
Charles Klapow
Jonathan Moffett
Tommy Organ
Orianthi
Darryl Phinnessee

Sutradara :Kenny Ortega

Produser :
Randy Phillips
Kenny Ortega
Paul Gongaware

Produksi :Sony Pictures Releasing

Homepage :http://www.thisisit-movie.com/
View Full GALLERY

DOWNLOAD FULL GALLERY



(Klik Yuk Biar Kita Lanjutin ==>)

9: Animasi Unik Berlatar Alamnya Terminator

Berawal dari Shane Acker yang membuat film pendek durasi 11 menit untuk tugas akhirnya ketika kuliah di UCLA. Hasil karyanya tersebut justru masuk nominasi Best Animated Short Oscar ditahun 2005. Pembuat film sekaliber Tim Burton pun begitu terkesan dan akhirnya mewujudkan niat Shane untuk mewujudkan film pendeknya itu menjadi sebuah tontonan layar lebar utuh dengan dana yang tentunya lebih besar. Apalagi film ini termasuk golongan film fantasi dan suasana yang cukup kelam yang menjadi ciri film yang sering dibuat Tim Burton seperti Batman.

Lewat film animasi uniknya yang berjudul "9" ini, Shane menceritakan kejadian pasca kehancuran dunia dimana mesin telah berhasil memunahkan ras manusia. Namun, ada sebuah kelompok kecil makhluk unik yang telah diberikan kehidupan oleh seorang ilmuwan pada hari2 terakhir manusia. Mereka disebut "Stitchpunk" dan mereka melanjutkan perjalanan cerita mereka di muka bumi pada masa kehancuran peradaban manusia. Adegan awal film dimulai ketika sebuah boneka hidup tersadar di atas reruntuhan puing bangunan. Salah satu boneka "Stitchpunk" itu mempunyai nama singkat saja, 9. Tak lama kemudian, 9 bertemu dengan kaumnya dan sekelompok boneka itu lantas berjuang menemukan cara cara untuk bisa mengalahkan mesin mekanik. Salah satu jenis mesin mekanik itu adalah sebuah kelelawar berkaki robot yang sangat sangar.
9

Teman-teman seperjuangan 9 di antaranya 1 yang disuarakan Christopher Plummer, serta 2, seorang veteran perang (Martin Landau). Lalu ilmuwan penemu tua bernama 3 dan boneka kembar yang bisa berkomunikasi satu sama lain tanpa suara dengan panggilan 4.
Tokoh lain yang tampil adalah seorang insinyur dengan panggilan 5 (John C. Reilly) insinyur, 6 seorang kreatif yang sering tenggelam dalam dunianya sendiri serta 7 (Jennifer Connelly) pejuang yang tangguh. Memiliki visi ingin menciptakan tatanan dunia baru tanpa kehadiran mesin2 mekanik yang memonopoli dunia, semua boneka hidup itu bergerak di bawah komando 9 untuk memperjuangkan kelangsungan bumi. Pertama2 mereka harus mengumpulkan kembali dan membebaskan satu-satunya jiwa manusia yang selamat, yakni jiwa The Scientist. Namun, tugas tersebut, ternyata, tidak mudah karena sembilan stitchpunk itu terpisah-pisah. Mereka juga harus menghadapi mesin-mesin ciptaan Fabrication Machine.



Virtual kamera dari film ini diposisikan hanya sembilan inci dari dasar lantai, menunjukkan dunia dari perspektif karakter. Hal ini melebarkan pandangan yang membutuhkan lingkungan dan karakter dengan detil tinggi. Di Starz Animation Toronto, 125 perancang animasi mengembangkan detil yang luar biasa banyak untuk tiap adegan. Hal ini membutuhkan karakter kuat untuk mengkomunikasikan karakter bahas tubuh, animasi raut muka, dan kombinasi dari latar belakang 2D dan 3D. Starz Animation Toronto yang menggunakan Autodesk, Inc.’s (NASDAQ: ADSK) Autodesk Maya dan Autodesk Mudbox 3D software. Starz Animation Toronto mengembangkan detil yang luar biasa banyak untuk tiap adegan. Hal ini membutuhkan karakter kuat untuk mengkomunikasikan karakter bahas tubuh, animasi raut muka, dan kombinasi dari latar belakang 2D dan 3D. Adam berkata, “Semua perancang saat ini dapat bekerja dengan 2D dan 3D, dan Maya membantu untuk menjembatani dunia. Hal ini membantu untuk mengambil jalan pintas tanpa mengkompromasikan kualitas visual, dan kita pun akan mendapatkan tiap kesempatan untuk menampilkan hal hebat.”
Adam menambahkan, “Kami menggunakan Mudbox untuk pertama kalinya dalam produksi ‘9’, terutama untuk detil dasar. Software ini telah membuktikan kehebatannya dan kami sangat ingin memakainya untuk proyek mendatang. Maya telah menjadi tulang punggung untuk pipeline digital kami sejak Starz Animation Toronto membuka pintunya. Kami sangat kagum dengan kekuatannya,fleksibilitas, dukungan hebat dan komunitas besar dari para perancang.”
Dengan hasil kerja keras Shane Acker dan tim animasinya memang film ini tampil dalam visualisasi dan detil yang sangat mengagumkan. Animasi terlihat sangat halus dan begitu rapi sehingga Anda pasti akan berdecak kagum dengan teknologinya yang sangat beda dari Transformer atau Harry Potter sekalipun. Sound effect yang dihadirkan juga terhitung dahsyat begitu juga dengan karakter setiap boneka yang punya ciri khas masing2. Para pengisi suaranya juga bekerja maksimal untuk memberikan jiwa bagi setiap "Stitchpunk" dalam film ini.

Tetapi latar belakang kehancuran dunia dan kekuasaan mesin yang dihadirkan disini juga sebenarnya bukan barang baru lagi, udah sering banget film2 jenis fiksi ilmiah kaya' gini yang mengisahkan hal serupa. Salah satunya tentu yang baru aja beredar yaitu "Terminator Salvation." Narasi yang dihadirkan dalam "9" bisa dibilang juga kurang padat dan ending yang tidak mampu menawarkan greget lebih sehingga begitu mudah untuk dilupakan ketika meninggalkan gedung cineplex.

9

















Meskipun begitu, film ini tetap memberikan banyak pelajaran tentang sebuah perjuangan tanpa henti, solidaritas, kesetiakawanan dan banyak hal yang positif sehingga cocok ditonton oleh Anda bersama keluarga tercinta.
9




















Jenis Film :Animation

Duber :
Elijah Wood
John C. Reilly
Jennifer Connelly
Christopher Plummer
Crispin Glover
Martin Landau

Sutradara :
Shane Acker

Penulis :
Shane Acker
Pamela Pettler
Ben Gluck

Produser :Tim Burton, Timur Bekmambetov

Produksi :Focus Features

Homepage :http://www.filminfocus.com/focusfeatures/film/9
Galerry :
http://www.shareapic.net/content.php?gid=728917&owner=ixeman

Durasi :79

(Klik Yuk Biar Kita Lanjutin ==>)

Copyright © 08-09 - BUAYA FILM - is proudly powered by Blogger
Smashing Magazine - Design Disease - Blog and Web - Dilectio Blogger Template